Peran CIO

1.9.15 Ilham S.Putra 0 Comments

Setelah sedikit mendapat gambaran mengenai apa itu CIO, sekarang mari kita lanjut ke pembahasan peran nya.

Seorang teman dalam presentasi kelompoknya menjabarkan secara unik peran utama dari seorang CIO yang diringkas dari bukunya Mc Nurlin, dengan menggunakan metode “Jembatan Kedelai” secara cerdas peran CIO terangkum sebagai “GELI”

G = Governing
E = Evaluating
L = Leading
I = Innovating




memang GELI ini hanya mewakilkan sebagian kecil dari semesta peran CIO, namun ini cukup apik mengambarkan horizon dari peran seorang CIO, baik saat ini mari kita bahas saja satu persatu dari segi pandang ini.

Governing
maksudnya seorang CIO merupakan pemeran utama dalam memanajemen segala aspek tatakelola dalam penerapan TIK baik dalam pemanfaatan maupun penyelarasanya dengan tujuan bisnis.

Evaluating
CIO pun harus berperan sebagai auditor yang mengelevaluasi hasil dari penerapan dan pelayanan dari TIK, sehingga dapat di lakukan perbaikan, peningkatan atau saran untuk menentukan kebijakan lanjutan.

Leading
nah ini adalah peran utamanya, seorang CIO harus memimpin semua operasi, tindakan, kebijakan dan pelaksanaan dari semua hal yang bertema pemanfaatan TIK dalam organisasi tersebut, hingga pada ranah strategisnya seperti perencanan.

Innovating
peran ini adalah yang benar-benar menuntut kemampuan super dari seorang CIO, untuk berinovasi CIO harus telah selesai dulu melaksanakan peran-peran lainya, memimpin dulu pelaksanan TIK, melaksanakan tata kelolanya, di evaluasi secara benar, kemudian baru dapat berinovasi, dengan bekal repot dan rekomendasi dari tahap evaluasi, dengan memandang arah yang telah di atur dalam governing dan memperhatikan reseorce dan kemampuan yang dimilki dari leading, sehingga di mungkinkan meihat tembus kedepan layaknya superman, untuk melihat inovasi atau ide kritis apa yang bisa di laksanakan sehingga mendukung, meningkatkan, memperbaiki, dan menambah sebesar-besarnya pemanfaatan TIK yang mendukung dan seleraras dengan tujuan bisnis perusahaan atau organisasi.

0 komentar: